Mengintip Dunia Intelejen

Dunia ini penuh dengan intelejen. Mulai dari Timur Tengah sampai Barat. Gimana sejarah mereka. Ada juga lho dinas rahasia yang kerja sama dengan organisasi kejahatan. Kok bisa?

Film-film soal spionase selalu ditunggu banyak orang. Selain Mr. Bond yang nongol lagi di Die Another Die bareng agen AS Jinx (Halle Bery), kemarin nongol Triple X yang dibintangi Vin Disel yang jadi agen rahasia Amrik yang nyentrik, terus Spy Game yang dimainin Brad Pitt bareng Robert Redford. Di tivi, dulu ada serial Nikita yang menceritakan aksi para agen rahasia lengkap dengan kehidupan pribadi mereka.

Tapi ngomong-ngomong kayak apa sih dunia intelejen itu? Bener mereka menghalalkan segala cara? Nah, supaya wawasan kamu nambah luas dan nambah waspada, penting banget untuk tahu dunia intelejen.

CIA; Kebanggaan AS

Ini dinas rahasia yang jadi kebanggaan pemerintah AS. CIA adalah akronim dari Central Intelligence Agency. Dibentuk tanggal 18 September 1947 dengan penandatanganan National Security Act (NSA) – badan keamanan nasional AS — oleh Presiden Truman. Waktu itu yang menjadi orang nomor satu di CIA adalah Lt. Gen. Hoyt S. Vandenberg, USA. NSA sendiri sudah berganti nama jadi DCI (Director of Central Intelligence). DCI inilah yang melakukan koordinasi, evaluasi, korelasi dan mengirim para agen-agen CIA termasuk ke luar AS untuk menjaga keamanan nasional. Sekarang, CIA dipegang oleh George J. Tenet.

Pada era perang dingin dengan Uni Soviet, tugas-tugas CIA lebih banyak diarahkan pada  kontra-intelejen. Kini, CIA juga mulai menangani peredaran drugs, organisasi kejahatan internasional, perdagangan senjata gelap, dan yang paling hangat adalah kontra-teroris. Yang paling akhir ini sedang seru-serunya terutama setelah serangan 11 September 2001 yang menghancurkan gedung WTC.

Layaknya para agen rahasia di film yang memiliki peralatan canggih, CIA juga membekali para agennya dengan berbagai spy-kits. Untuk urusan ini ada Direktorat Sains dan Teknologi. Berbagai peralatan canggih yang pernah dipakai CIA baik pada masa awal kelahirannya sampai era perang dingin disimpan di Museum CIA yang terletak di McLean, negara bagian Virginia. Mulai uang logam satu dolar yang bisa menjadi ‘kontainer’ dokumen dan film, mesin pemecah kode bernama Enigma yang disetting untuk memberikan 150,000,000,000,000,000,000 jawaban (nah lho gimana tuh nyebutnya!), ada mikrodot kamera yang filmnya hanya bisa dibaca di bawah mikroskop. Itu sebagian peralatan intelejen yang dipakai pada tahun 50-60-an.

Salah satu operasi CIA yang berhasil adalah menjatuhkan Presiden RI pertama, Ir. Soekarno. Ironinya, Megawati naik menjadi presiden justru didukung AS. That’s politic, baby!
MI6; Pelindung Inggris

Para penggemar film James Bond pastinya apal dengan nama yang satu ini. Yes, inilah kantornya si agen OO7. Psst, dua angka nol di depan angka 7 itu adalah izin dari MI6 (baca: em ai six) untuk menghabisi lawan-lawan mereka bila dianggap perlu. Apa yang ditampilkan dalam film-film Bond, yang kini udah genap berusia 40 tahun, sebagian adalah benar. Kok bisa? Iya dong, soalnya kreator James Bond, Ian Flemming, adalah mantan agen rahasia MI6. Setelah pensiun, ia lalu bikin novel tentang intrik dunia intelejen dengan tokoh fiktif bernama James Bond. Eh, laku bo!

Sebenarnya Kerajaan Inggris udah punya dinas rahasia yang dibangun oleh Duke of Wellington, Arthur Welleskey. But, untuk mengantisipasi perkembangan politik, militer dunia, serta keamanan Inggris Raya, dibentuklah Secret Intelligence Service atau yang juga dikenal dengan nama MI6 pada tahun 1909. Sebagai direktur ditunjuklah Mansfield George Smith Cumming, atau yang lebih dikenal sebagai “C” (yang dalam film James Bond diplesetkan sebagai ‘M’). Awalnya, keberadaan dinas rahasia ini bener-bener dirahasiakan dari publik, hanya PM Inggris dan pejabat tertentu saja yang mengetahuinya. Pemerintah selalu menyangkal keberadaan mereka walaupun dinas rahasia ini selalu memakai anggaran negara sebesar 70 juga pondsterling tiap tahunnya.

Menurut beberapa sumber, prestasi para agen MI6 ini terbilang cemerlang. Sejumlah operasi intelejen kontra Jerman dan Rusia sukses mereka jalankan pada Perang Dunia I dan II. Terutama pada PD I, saat SIS dipimpin oleh seorang spymaster yang bernama Mansfield George Smith Cumming. Berulangkali mereka berhasil mengalahkan Jerman.

Tapi sepandai-pandai tupai melompat, pasti ada saatnya jatuh. MI6 pernah ‘kecolongan’, mereka tersusupi oleh agen ganda yang bekerja untuk KGB. Peristiwa memalukan yang dikenal sebagai Insiden Venlo melibatkan sekelompok intelejen yang sukses mencuri data-data penting dari SIS. Kelompk yang dikenal sebagai Trinity College ini terdiri dari Anthony Blunt, Guy Burgess, Donald Maclean dan Kim Philby. Selama beberapa dekade mereka berhasil mengelabui kecanggihan dinas rahasia MI6.

KGB; Legenda Tua

Kepanjangan dari KGB adalah Komitet Gosudarstvennoi Bezopasnosti, alias Komite Keamanan Negara Pemerintah Soviet. Secara resmi, KGB bertanggung jawab pada Kabinet Soviet. Dalam sejarahnya, KGB adalah bentuk akhir dari dinas keamanan Soviet. Semula lembaga keamanan ini punya nama Vecheka yang eksis dari tahun 1917-1922. Vecheka itu singkatan dari Vserossiiskaya Chrezvychainaya Komissiya po Borbe s Kontrrevolyutsiei i Sabotazhem (weleh, ribet banget bacanya), yang artinya Komisi Khusus Orang Rusia untuk Melawan Kontra-revolusi dan Sabotase. Jelas banget, kalau KGB dijadikan alat oleh pemerintahan komunis untuk mengganyang siapa saja yang anti komunis, termasuk umat Muslim.

Uniknya, KGB terbagi menjadi dua yaitu USSR KGB dan Republican KGB. USSR KGB itu yang menangani seluruh kegiatan KGB di Uni Soviet, sementara Republican KGB bekerja di negara bagian masing-masing. Hubungan keduanya terbilang komplek. Republic KGB bertanggung jawab pada pemerintahan Republik dan pada USSR KGB. Tapi pengawasan seluruh kegiatan KGB ini dilakukan oleh USSR KGB. Bahkan, banyak orang percaya bahwa KGB-lah sebenarnya yang banyak mengendalikan pemerintahan.

Bagaimana kondisi KGB setelah kejatuhan Uni Soviet? Tidak banyak berubah. Bahkan kekuasaan KGB makin menjadi-jadi meski tidak terlihat, sampai-sampai KGB dijuluki “Hantu yang Paling Kuat”. Yang parah, banyak perwira KGB yang terlibat dalam organisasi kriminal di Rusia. Mereka juga menjual berbagai informasi pada para pengusaha, yang sebagian di antara mereka adalah mafia Rusia yang terlibat dalam penjualan senjata di pasar gelap. Inilah yang membuat Rusia terus terpuruk.

Mossad; Kanker Dari Israel

Inilah dinas intelejen yang dianggap menjadi ‘momok’ bagi dunia Islam. Sepak terjang mereka dalam ‘mengacak-acak’ sejumlah negeri Islam membuat Mossad diakui sebagai salah satu dinas intelejen terbaik di dunia. Mossad artinya adalah institut. Lembaga ini bertanggung jawab untuk intelejen, misi penyamaran dan kontra-teroris. Sampai sekarang fokus dari operasi Mossad adalah dunia Arab dan organisasi-organisasi Arab (dan Islam) di seluruh dunia. Mossad juga bertanggung jawab atas pemindahan warga Yahudi keluar dari Siria, Iran dan Ethiopia. Agen-agen Mossad juga aktif dalam pembentukan sejumlah negara komunis di Barat dan PBB.

Mossad dibentuk oleh Perdana Menteri Israel David Ben-Gurion pada tanggal 1 April 1951, selain intelejen militer dan kontra-intelejen (Shin Beth). Pada pembentukannya Ben-Gurion berkata tujuan pendirian Mossad adalah, “Untuk negara kita yang sejak berdirinya telah berada di bawah ancaman musuh-musuhnya. Konstitusi intelejen adalah garis terdepan pertahanan…kita harus belajar dengan baik cara untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di sekeliling kita.”

Mossad berkantor pusat di Tel Aviv. Personil Mossad pada tahun 80-an diperkirakan berjumlah antara 1500 sampai 2000 orang. Direktur Mossad secara tradisional dirahasiakan, tapi pada bulan Maret 1996 Pemerintah Israel mengumumkan pada publik Major General Danny Yatom sebagai direktur Mossad menggantikan Shabtai Shavit yang pensiun di awal tahun 1996.

Mossad diduga bertanggung jawab atas sejumlah operasi intelejen di dunia, khususnya yang terjadi di seputar konflik Timur Tengah. Nggak heran karena mereka telah menempatkan umat muslim dan bangsa Arab sebagai ancaman utama bagi Israel. Gilanya, mereka memiliki satu klab malam di Libanon, The Star. Klab itu kerap menjadi ajang pertemuan para agen-agen Mossad.

Bidikan utama Mossad pastinya para aktivis gerakan Islam. Misalkan sepanjang tahun 70-an, Agen-agen Mossad membunuh para pejuang Islam dari PLO yang terlibat dalam peristiwa September Hitam yang menewaskan sejumlah atlit Israel pada olimpiade di Munchen, Jerman. Mossad juga yang menghancurkan kantor PLO di Tunis pada bulan April 1988, dan membunuh salah satu pejabat penting PLO, Abu Jihad.

Pada bulan Maret 1990 agen Mossad beraksi lagi. Kali ini korbannya adalah seorang ilmuwan asal Kanada Gerald Bull yang merancang Senjata Super untuk Irak. Bull dibunuh di apartemennya di Brussel, Belgia. Pembunuhan ini sukses menghentikan proyek pembuatan senjata tersebut.

Pada tanggal 24 September 1997 agen-agen Mossad berhasil membunuh Khalid Meshaal, salah seorang pimpinan puncak Hamas. Para pembunuh ini masuk ke Yordania dengan menggunakan paspor Kanada, kemudian menyergap Khalid dan menyuntiknya dengan racun yang mematikan.

But, semua operasi yang sukses dijalankan di atas bukanlah garansi kalo agen-agen Yahudi bajingan itu adalah manusia super. Banyak juga kegagalan tugas yang dijalankan para agen Mossad. Yang paling fatal dan memalukan adalah ketidakmampuan mereka mencegah terjadinya pembunuhan PM Yitzhak Rabin. Para agen Mossad kecolongan ketika seorang warga pengikut Yahudi ortodoks, bernama Yigal Amir membawa senjata dan menembak Rabin. Kejadian ini memaksa pemerintah Israel memecat direktur Mossad waktu itu, Shabtai Shavit, digantikan oleh Major Jenderal Danny Yatom.

Iwan Januar

Categories: Keamanan | 2 Komentar

Navigasi pos

2 thoughts on “Mengintip Dunia Intelejen

  1. menyeluruh banget

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: